your comment

    comments

      jastrim09's blog

      Just another weblog

      Manfaat Tomat, Sumber Antioksidan Alami

      Author: JASTRI MEY SARAGIH
      11 30th, 2010


      Saya menulis soal manfaat tomat karena saat ini mulai mengkonsumi tomat murni. Biasanya sih tomat hadir tercampur dalam hidangan makanan, yang sifatnya kadang-kadang saja terkonsumsi. Hal ini terinspirasi oleh seorang teman dari Ecuador (Daniella) yang tiba-tiba beli tomat banyak banget di pasar candi kuning, sebelum singgah di Subaya, Kintamani. Ternyata tomat itu dimakan mentah sambil dibubuhi garam. Saya mencoba, dan humm, not bad, seger nya mak nyes.

      Peristiwa itu sudah 2 minggu lalu sih. Tadi mampir ke Makro dan mau cari buah untuk team saya di Bali Orange Communications. Pandangan mengarah ke tumpukan tomat merah ranum dan lumayan besar ukurannya. Langsung saja ambil 2 kilo. Sampai di kantor, rencananya malam ini mau migrasi beberapa akun hosting ke server baru. Sambil transfer backup, irisan tomat itu saya tutul kan ke bumbu (gula, garam, dan merica). Wuuaaah pemirsa … mak nyes rasanya hahahaha. Seger euy, jadi bersemangat. Kemudian, saya coba browsing mencari artikel manfaat tomat. Ketemu deh, dan gak ada salah nya saya posting kan sekalian.

      Hampir semua orang mengenal tomat (Licopersicum esculentum). Buah yang tanpa kenal musim ini ternyata mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beragam penelitian menunjukan, tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung serta penangkal radikal bebas.

      Banyak varietas buah tomat, seperti tomat buah yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun jenisnya, tomat mengandung unsur gizi yang hamper sama, yakni kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, serat dan zat fitonutrien.

      Kaya Antioksidan
      Keisitimewaan lain buah tomat adalah tinginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandung di dalam tomat sangat baik untuk kesehatan mata.
      Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukan tanpa alasan, pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

      Cegah Penggumpalan Darah
      Manfaat tomat sebenarnya sudah di teliti sejak lama, seperti penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitiannya menunjukkan tomat dapat mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung. Tomat juga mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya.

      Dimasak Lebih Baik
      Mengkonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Seperti yang terungkap dari penelitian badan pangan dunia FAO-WHO. Hasil penelitian lembaga ini menunjukan jika kandungan likopen tidak rusak dan jumlahnya tidak jauh berubah selama pemanasan. Bahkan kandungan likopen akan meningkat 10 kali lipat ketika tomat diolah menjadi saus atau pasta tomat.
      Likopen merupakan bagian dari karotenoid yang larut dalam lemak, namun likopen yang larut di dalam lemak justru sulit di serap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara di rebus atau dikukus. Mengkonsumsi sebaiknya pilih yang tomat organik. Tomat organik lebih sehat karena bebas dari residu kimia, baik dari pupuk dan pestisida. Tomat dari hasil organik juga lebih tinggi kandungan kalsiumnya, sekitar 23 mg dibandingkan tomat unorganik yang hanya mengandung 5 mg kalsium. Teks & Foto: Budi Sutomo

      Tabel Kandungan Gizi Tomat/100 g

      Tomat Masak
      Kalori 20 kal
      Protein 1.0 g
      Lemak 0.3 g
      Karbohidrat 4.2 g
      Kalsium 5 mg
      Vitamin A 1500 SI
      Viamin C 40 mg

      Sumber: Daftar Komposisi Bahan Makanan. Depkes (1979)

      Sumber tulisan manfaat tomat : http://budiboga.blogspot.com/2008/02/menguak-manfaat-tomat.html



      AGH Selamanya….

      Author: JASTRI MEY SARAGIH
      11 29th, 2010

      Ladang atau lahan kering yang dijadikan tempat bercocok tanam adalah bagian dari kehidupanku yang tak bisa kulepaskan. Saya sangat suka bermain di sana merawat sayur-sayuran yang ada di dalamnya. Melihat tanaman holtikultura, seperti cabai, tomat, kol, sayur manis, kentang, jagung, dan lain-lain membuat hatiku terhibur.
      Saat duduk di bangku kelas tiga sma, sama seperti siswa lainnya, saya mulai mempertimbangkan jurusan dan universitas apa yang akan saya jasikan sebagai target.
      Melihat latar belakang saya sudah akrab dengan pertanian, maka saya menjadikan IPB khususnya Departemen AGH sebagai terget saya.
      Bagaimana bisa suatu negara bertahan jika untuk pangan pun masih terancam? Pertanyaan itu adalah salah satu inspirasi saya untuk masuk AGH. Menurut saya AGH memberi jawaban dan solusi untuk masalah pangan suatu negara bahkan dunia. Saya ingin menyediakan pangan yang cukup untuk dinia khususnya di Indonesia.